Tingginya Angka Kecelakaan, Astra Motor Sumsel Ajak Mahasiswa Beretika Dalam Berlalu Lintas

 Smart Fm Palembang,  09-10-2017 15:29:59

  

Astra Motor Sumsel selaku main dealer Honda kembali mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa di Kota Palembang untuk memperhatikan keselamatan dalam berkendara. Bekerja sama dengan Universitas Bina Darma Palembang, Astra Motor Sumsel menggelar “Seminar Sehari Safety Riding Honda” yang bertempat di Gedung Utama Bina Darma Palembang (6/10).

Seminar ini bertujuan untuk mengajak pemuda-pemudi  kota Palembang menjadi pelopor beretika dalam berlalu lintas dengan cara Cari Aman saat berkendara di jalan. Tetap mengusung tagline #Cari_Aman, seminar sehari ini dibawakan langsung oleh Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel, Ronny Agustinus yang diikuti 100 mahasiswa baru Universitas Bina Darma angkatan 2017.

Ronny mengatakan bahwa sebagai pelopor keselamatan dalam berkendara, Astra Motor Sumsel tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Astra Motor Sumsel dan Honda juga berkewajiban untuk memperhatikan keselamatan pengguna sepeda motor Honda.

“Edukasi keselamatan berkendara kali ini kami usung dengan tema yang lebih kekinian, #Cari_Aman. Sebuah ungkapan populer di generasi muda yang bermakna ‘hati-hati’ yang dilihat dari sisi keseruan anak muda. Pesan serius yang disampaikan yaitu untuk meningkatkan minat dan komitmen anak muda dalam keselamatan berkendara. Kemudian, penggunaan riding gear  saat berkendara tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga bagian dari lifestyle yang menarik, keren dan stylish, “ jelas Ronny.

Untuk mengoptimalkan kampanye keselamatan berkendara kali ini, Astra Motor Sumsel juga menggandeng Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kepolisian Sumatera Selatan, dan Jasa Raharja kota Palembang untuk ikut memberikan sosialisasi keselamatan berkendara.

Ipda. AR. Sikakum S.S selaku Audit dan Investigasi Transportasi Kepolisian Kota Palembang mengatakan bahwa kampanye Astra Motor Sumsel ini sejalan dengan misi yang mereka usung. Untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara bagi pengguna sepeda motor perlu dukungan dari berbagai pihak.

“Harapan kami dengan adanya seminar keselamatan berkendara ini dapat meningkatkan kesadaran anak muda berlalu lintas. Semoga angka kecelakaan lalulintas di Palembang juga semakin berkurang, “ ungkap Ipda. AR. Sikakum.

Berdasarkan data kecelakaan lalulintas di kota Palembang, terdapat 328 kasus kecelakaan yang dikumpulkan pihak kepolisian Palembang sepanjang tahun ini (ytd. September 2017). Di mana, korban meninggal sebanyak 58 orang, luka berat sebanyak 123 orang dan luka ringan sebanyak 147 orang. Berdasarkan data tersebut, bahwa usia para korban kecelakaan tersebut mayoritas berumur 16-30 tahun. (Bedi)

Tags: ,

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN